Banjarnegara – Selasa (17/03/2026), Di tengah semilir angin Alun-alun Banjarnegara yang membawa aroma khas bulan suci, semangat pengabdian itu tampak nyata. Tenda sederhana bertuliskan Aksi Pramuka Peduli Karya Bakti Lebaran (APPKBL) 2026 M / 1447 H berdiri bukan sekadar sebagai pos pelayanan, tetapi sebagai simbol hidup dari nilai-nilai kemanusiaan yang terus menyala.
Kehadiran Ketua Kwartir Daerah Jawa Tengah, Prof. Dr. Ir. S. Budi Prayitno, M.Sc., menjadi momen yang mempertegas bahwa gerakan Pramuka bukan hanya tentang pendidikan karakter, tetapi juga aksi nyata di tengah masyarakat.
Didampingi jajaran pengurus Kwartir Cabang Banjarnegara, beliau meninjau langsung Pos APPKBL yang menjadi garda terdepan pelayanan bagi masyarakat selama arus Lebaran. Wajah-wajah muda penuh semangat, balutan seragam cokelat yang rapi, serta kesiapsiagaan relawan menjadi potret yang tak sekadar terlihat—tetapi terasa.
Dalam suasana hangat penuh kekeluargaan, Prof. Budi Prayitno menyampaikan apresiasi mendalam terhadap dedikasi Pramuka Banjarnegara.
“Apa yang saya lihat hari ini adalah cerminan sejati dari jiwa Pramuka ikhlas, tangguh, dan hadir tanpa diminta. Pos Aksi Pramuka Peduli ini bukan hanya tempat singgah, melainkan ruang harapan bagi masyarakat yang sedang dalam perjalanan. Di sinilah Pramuka menjelma menjadi energi kemanusiaan yang nyata, mengalir tanpa batas, menyapa siapa saja tanpa sekat,” tuturnya dengan penuh kehangatan.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa kegiatan seperti APPKBL memiliki nilai strategis dalam membangun kepedulian generasi muda.
“Kita tidak sedang sekadar menjalankan program, tetapi sedang menanamkan nilai kehidupan. Anak-anak muda ini belajar bahwa pengabdian adalah panggilan, bukan kewajiban. Dan dari tempat sederhana seperti ini, kita sedang merawat masa depan bangsa dengan empati, dengan kepedulian, dan dengan cinta,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Abdimas, Humas, dan Informatika Kwartir Cabang Banjarnegara, Sagiyo, S.IP, menyampaikan bahwa keberadaan pos APPKBL merupakan bentuk komitmen nyata Pramuka dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin Pramuka hadir bukan hanya dalam kegiatan seremonial, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pos ini menjadi ruang pengabdian, tempat di mana kami bisa memberikan bantuan, pelayanan, sekaligus menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi siapa saja yang melintas di Banjarnegara,” ungkapnya.
Sagiyo juga menekankan bahwa sinergi dan dukungan dari berbagai pihak menjadi kekuatan utama dalam menjalankan aksi kemanusiaan ini.
“Kunjungan Bapak Ketua Kwarda Jawa Tengah hari ini menjadi suntikan semangat luar biasa bagi kami. Ini bukan sekadar kunjungan, tetapi bentuk perhatian yang menguatkan langkah kami untuk terus bergerak. Kami percaya, sekecil apa pun yang kami lakukan, jika dilandasi ketulusan, akan memberi dampak besar bagi masyarakat,” tambahnya.
Di tengah riuh rendah persiapan Lebaran, Pos APPKBL Banjarnegara berdiri sebagai penanda: bahwa di setiap perjalanan, selalu ada tangan-tangan tulus yang siap membantu. Pramuka, dalam kesederhanaannya, kembali menunjukkan jati dirinya hadir, peduli, dan mengabdi tanpa henti.
Dan dari Alun-alun Banjarnegara, kisah itu mengalir… pelan namun pasti, menyentuh hati siapa saja yang membaca dan merasakannya.***(abenn29_pusdatin)



















