Banjarnegara – (21/08/2025). Ratusan Pramuka Penggalang memenuhi bumi perkemahan Argasoka dalam helatan akbar Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Banjarnegara 2025. Di bawah langit cerah, semangat kebersamaan mengalir begitu hangat, seakan menyatukan denyut nadi generasi muda dalam irama cinta tanah air dan persaudaraan.
Acara resmi dibuka oleh Ketua Kwartir Cabang Banjarnegara, Wakhid Jumali, yang bertindak selaku pembina upacara. Dengan suara bergetar penuh harapan, ia menegaskan bahwa Jambore bukan sekadar perkemahan rutin, melainkan ruang belajar terbuka yang menempa kemandirian, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.
“Kegiatan Jambore ini adalah momentum penting untuk membentuk pribadi yang tangguh, cerdas, dan berjiwa pemimpin. Apa yang kalian alami hari ini akan membentuk siapa kalian di masa depan. Jadikanlah Jambore sebagai pengalaman yang membekas sepanjang hidup,” ujar Wakhid dengan penuh semangat.
Suasana upacara pembukaan menjadi semakin khidmat saat Pembina Upacara Wakhid Jumali melakukan penyematan tanda peserta jambore kepada perwakilan putra ananda ubaidillah syarief S. dari pangkalan MI Al fatah dan putri ananda Jasmin Sabria Qisya dari pangkalan SDN 1 Krandegan. Dengan penuh kelembutan namun sarat wibawa, Wakhid menundukkan badan sedikit, merapikan posisi syal dan tanda yang dikenakan oleh dua Pramuka cilik yang berdiri tegak di sampingnya.
Momen itu terasa begitu elok—sebuah simbol pengukuhan, bahwa setiap peserta adalah bagian dari keluarga besar Pramuka Banjarnegara. Sorot mata bangga terpancar dari ratusan peserta yang menyaksikan, sementara tepuk tangan gemuruh mengiringi penyematan itu.
Bagi para peserta, tanda kecil di dada itu bukan sekadar atribut, melainkan simbol tanggung jawab, persaudaraan, dan pengabdian.
Sebanyak 55 regu—terdiri dari 23 regu putra dan 32 regu putri—ikut ambil bagian dalam jambore yang bertema “Cikal Thukul: Cinta Kasih Alam, Taqwa, Humanis, Kreatif, dan Ulet”. Dengan motto Satya ku Kudarmakan, Darma ku Kubaktikan, kegiatan dikemas dalam empat zona penuh tantangan sekaligus keseruan: Zona Integritas, Zona Adventur, Zona Pramuka Peduli, dan Zona Life Skill.
Suasana kian hangat ketika Lurah Argasoka, Fajar, yang turut hadir, tak dapat menyembunyikan rasa bangganya karena wilayahnya dipercaya menjadi tuan rumah helatan besar ini.
“Kami merasa terhormat Argasoka menjadi saksi semangat Pramuka Banjarnegara. Lebih dari itu, kami ingin perkemahan ini menjadi contoh perkemahan ramah lingkungan: tidak menancapkan bambu, tidak menggali tanah, dan tidak merusak lapangan. Semoga adik-adik belajar bahwa mencintai alam berarti menjaga tempat berpijak,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Sutijo, menekankan bahwa jambore tahun ini bukan hanya tentang perkemahan, tetapi juga tentang pembentukan karakter.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman yang membahagiakan sekaligus mendidik. Di setiap zona, adik-adik akan dilatih berintegritas, peduli, berani berpetualang, dan mampu mengasah keterampilan hidup. Inilah cara Pramuka membangun masa depan,” ujarnya.
Jambore Ranting Banjarnegara 2025 pun berlangsung meriah. Tawa riang, pekik yel-yel regu, hingga suara derap langkah Pramuka menyatu dalam satu harmoni. Seakan waktu berhenti sejenak, menyisakan jejak indah bahwa di bumi Argasoka, telah lahir generasi tangguh yang siap menjaga persaudaraan, alam, dan bangsanya.***(abenn29_pusdatin.bna)



