Karangkobar — Pramuka Peduli Kwartir Cabang Banjarnegara kembali menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung pembinaan generasi muda Pramuka melalui kegiatan Gladian Pimpinan Satuan (Dianpinsat) Ambalan Sadewa–Rarasati SMK Ma’arif NU 01 Karangkobar, pada Jum’at, 16 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penting dalam proses pembentukan calon pimpinan satuan Pramuka Penegak yang berkarakter, tangguh, dan siap menghadapi tantangan di lapangan.
Kegiatan Dianpinsat yang berlangsung mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai ini dilaksanakan di lingkungan SMK Ma’arif NU 01 Karangkobar dan diikuti oleh anggota Ambalan Sadewa–Rarasati. Dianpinsat bertujuan untuk membekali anggota Pramuka Penegak dengan pengetahuan dasar kepemimpinan, manajemen satuan, serta kecakapan praktis yang diperlukan dalam menjalankan roda kegiatan kepramukaan di ambalan. Dalam kegiatan tersebut, Pramuli Kwarcab Banjarnegara hadir tidak hanya sebagai pendukung pelaksanaan kegiatan, tetapi juga sebagai pemateri, dengan menyampaikan pembekalan survival yang menjadi salah satu materi penunjang penting dalam Dianpinsat. Materi ini dipilih karena relevan dengan karakter kegiatan kepramukaan yang erat kaitannya dengan aktivitas luar ruang dan kondisi alam.
Pembekalan survival yang diberikan meliputi pemahaman dasar tentang kesiapsiagaan bencana, kemampuan bertahan hidup di alam terbuka, manajemen diri dan kelompok dalam situasi darurat, serta penanaman sikap mandiri, tangguh, dan bertanggung jawab. Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif dan aplikatif, sehingga peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teori, tetapi juga gambaran penerapan di lapangan.
Kak Maulyda, selaku perwakilan Pramuli Kwartir Cabang Banjarnegara yang mengisi materi, menyampaikan bahwa materi survival merupakan bekal penting bagi calon pimpinan satuan dalam menjalankan tugas kepramukaan.
“Kami dari Pramuli merasa senang dan bangga dapat terlibat langsung dalam kegiatan Dianpinsat Ambalan Sadewa–Rarasati. Materi survival ini kami sampaikan sebagai bekal awal agar peserta memiliki kesiapan mental, kemandirian, serta kemampuan dasar dalam menghadapi berbagai situasi, baik dalam kegiatan kepramukaan maupun kehidupan sehari-hari,” ujar Kak Maulyda.
Ia menambahkan bahwa melalui kegiatan seperti ini, diharapkan peserta Dianpinsat mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab, kepedulian terhadap sesama, serta kemampuan mengambil keputusan secara tepat dalam kondisi darurat. Selain itu, sinergi antara Pramuli dan satuan pendidikan diharapkan dapat terus terjalin guna mendukung pembinaan Pramuka yang berkelanjutan.
Sementara itu, Pradana Dewan Ambalan Sadewa–Rarasati SMK Ma’arif NU 01 Karangkobar menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran serta kontribusi Pramuli Kwarcab Banjarnegara dalam kegiatan Dianpinsat tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pramuli Kwartir Cabang Banjarnegara yang telah membantu pelaksanaan dan memberikan materi survival. Materi ini sangat bermanfaat dan memberikan wawasan baru bagi peserta Dianpinsat, khususnya dalam membentuk mental kepemimpinan, kedisiplinan, serta kesiapan menghadapi tantangan kegiatan kepramukaan di lapangan,” ungkapnya.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada kesempatan berikutnya, sehingga anggota Ambalan dapat memperoleh lebih banyak pengalaman dan pengetahuan langsung dari para pembina maupun relawan Pramuka.
Rangkaian kegiatan diawali dengan perjalanan personil Pramuli menuju lokasi kegiatan, dilanjutkan dengan penyampaian materi survival kepada peserta Dianpinsat, serta diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan penguatan kebersamaan antar pihak yang terlibat. Adapun personil Pramuli Kwartir Cabang Banjarnegara yang bertugas dalam kegiatan tersebut terdiri dari Kak Maulyda, Kak Agliz, Kak Farhan, dan Kak Lydia. Kegiatan ini melibatkan Pramuli Kwartir Cabang Banjarnegara serta Dewan Ambalan Sadewa–Rarasati SMK Ma’arif NU 01 Karangkobar sebagai pihak penyelenggara.
Melalui kegiatan Gladian Pimpinan Satuan (Dianpinsat) ini, diharapkan para peserta mampu meningkatkan kapasitas kepemimpinan, keterampilan kepramukaan, serta sikap tanggap dan mandiri sebagai calon pimpinan satuan yang siap berkontribusi aktif dalam Gerakan Pramuka dan masyarakat.















