Pejawaran — Udara dingin pegunungan yang disertai rintik hujan tak menyurutkan khidmatnya prosesi Uji Syarat dan Pelantikan Pramuka Garuda Kwartir Cabang Banjarnegara di Kwartir Ranting Pejawaran. Justru, suasana alam yang syahdu pada Sabtu, 14 Februari 2026 itu menjadi saksi lahirnya 25 tunas teladan Pramuka yang siap mengabdi bagi masyarakat.
Bertepatan dengan momentum Hari Valentine, kegiatan yang berlangsung sejak Kamis hingga Sabtu, 12–14 Februari 2026 ini menjadi penutup rangkaian pembinaan sebelum memasuki bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri. Sebanyak 8 Pramuka Siaga dan 17 Pramuka Penggalang resmi dilantik sebagai Pramuka Garuda—tingkatan tertinggi dalam golongan masing-masing.
Prosesi pelantikan yang digelar di SMP Negeri 1 Pejawaran berlangsung khidmat. Di tengah suasana yang dingin dan basah oleh hujan, haru tak terbendung. Tangis bahagia para orang tua pecah saat menyaksikan putra-putri mereka disematkan tanda Pramuka Garuda, simbol keteladanan, kedisiplinan, dan prestasi.
Ketua Kwartir Ranting Pejawaran, Eka Yulianto, S.Pd., menyebut momentum ini sebagai penutup yang sarat makna.
“Momentum Hari Valentine ini menjadi penutup yang penuh makna bagi rangkaian Giat Uji Syarat dan Pelantikan Pramuka Garuda di Kwartir Ranting Pejawaran. Kami bangga atas capaian 8 Pramuka Siaga dan 17 Pramuka Penggalang yang hari ini resmi dilantik sebagai Pramuka Garuda. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi anggota lainnya untuk terus berproses, berprestasi, dan mengamalkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari, terlebih menjelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari Kwartir Cabang Banjarnegara melalui Andalan Cabang Bidang Perencanaan sekaligus Sekretaris Tim Pengembangan Pramuka Garuda Eko Priyatno Kurniawan, S.Pd.SD. Ia menilai capaian ini sebagai bukti kesungguhan pembinaan di tingkat ranting.
“Atas nama Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Banjarnegara, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kwartir Ranting Pejawaran atas terselenggaranya kegiatan ini dengan baik dan lancar. Sebanyak 8 Siaga dan 17 Penggalang yang dilantik hari ini adalah bukti nyata kesungguhan pembinaan. Semoga capaian ini semakin memperkuat komitmen kita dalam mencetak Pramuka Garuda yang berkarakter, berprestasi, dan siap menjadi teladan di masyarakat,” ungkapnya.
Kebanggaan serupa disampaikan Kepala SMP Negeri 1 Pejawaran, Warsiyanto, S.Pd., M.Pd. Ia menilai keberhasilan ini bukan hanya prestasi individu, tetapi juga hasil nyata pendidikan karakter di sekolah.
“Prestasi ini bukan hanya kebanggaan pribadi dan keluarga, tetapi juga menjadi kehormatan bagi sekolah serta bukti nyata keberhasilan pembinaan karakter melalui kegiatan kepramukaan. Semoga capaian ini semakin memotivasi seluruh peserta didik untuk terus berusaha, berdisiplin, dan mengamalkan nilai-nilai Satya dan Darma dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Pelantikan ini menandai lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul dalam keterampilan, tetapi juga kuat dalam karakter. Di tengah derasnya tantangan zaman, Pramuka Garuda diharapkan mampu menjadi teladan, menjaga nilai, serta menginspirasi lingkungan sekitarnya.
Di bawah hujan Valentine yang penuh makna, Pejawaran menegaskan satu hal: pengabdian dan keteladanan adalah bahasa cinta yang sesungguhnya.***(abenn29_pusdatin)
Narasumber : Kak Exbo
Dokumentasi : Kwarran Pejawaran




















Langkah “tertata” bukan berarti lambat. Langkah cepat bukan berarti tergesa-gesa tanpa “tata”.
Membangun Om jadinya bukan kualitas lebih berharga dibanding mendongkrak kuantitas!