BANJARNEGARA – Kwartir Cabang Banjarnegara sukses menyelenggarakan Pelantikan Pramuka Garuda di Halaman SMA N 1 Purwareja Klampok pada Kamis, 18 September 2025. Diiringi tangis yang haru, kegiatan ini diikuti oleh 27 Pramuka Garuda yang terdiri dari 25 Pramuka Penegak SMA Negeri 1 Purwareja Klampok, Satu Pramuka Penegak SMK Cokroaminoto 2 Banjarnegara, dan Satu Pramuka Penggalang MTs Negeri 3 Banjarnegara. Tentunya hal ini menjadi sebuah pencapaian yang membanggakan bagi para anggota muda karena telah mencapai tingkat tertinggi dalam Gerakan Pramuka.
Pelantikan ini merupakan prosesi terakhir dari perjalanan selama tiga hari para calon Pramuka Garuda mengikuti serangkaian kegiatan yang terdiri dari tahapan penilaian yang dilakukan oleh tim khusus dengan terdiri dari unsur kwartir ranting, gugusdepan, orang tua, dan tokoh masyarakat. Prosesi ini dilaksanakan untuk uji mutakhir dalam kelayakan para peserta untuk menempuh Syarat Pramuka Garuda, sehingga nantinya diharapkan menjadi teladan bagi anggota pramuka lainnya serta dapat berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.
Dalam sambutannya, Kak Linovia Karmelita S. Sos., Ketua Mabigus SMA Negeri 1 Purwareja Klampok menyampaikan rasa bangga atas pencapaian yang telah ditorehkan oleh para anggota Pramuka yang baru dilantik menjadi Garuda,
Ia berpesan bahwa, “Semoga pencapaian ini menjadi teladan bagi para anggota pramuka lainnya terutama di dalam membangun karakter sebagai siswa yang terbaik nantinya. Semoga nantinya para Pramuka Garuda diharapkan menjadi pilar untuk memajukan masyarakat sehingga menjadi generasi penerus bangsa yang cakap”
Sementara itu, Slamet Kurniadi S. Pd. SD. selaku Ketua Kwartir Ranting Purwareja Klampok mengapresiasi kepada para pihak yang terkait atas terselenggaranya kegiatan pelantikan ini, ia berharap semoga pelantikan di SMA Negeri 1 Purwareja Klampok menjadi pionir atas terselenggaranya pelantikan lainnya di Kwarran Purwareja Klampok
“Kegiatan ini merupakan salah satu prestasi di tahun 2025 yang sangat luar biasa, harapannya semoga Pramuka Garuda bisa bertumbuh dengan lebih banyak lagi bagi para pramuka siaga, penggalang, dan penegak tentunya.” Ujarnya.
Kegiatan ini bukan hanya sebagai ajang pelantikan saja, namun juga sebagai kilas balik para aggota pramuka dalam baktinya kepada orang tua. Dengan prosesi mencuci kaki orang tua, menjadi momen bagi mereka untuk merenungkan perjalanan mencapai puncak di Gerakan Pramuka, sekaligus menyadari kesalahan dan memohon maaf dengan penuh wawas diri. Juga kegiatan ini menjadi motivasi bagi para anggota lainnya untuk menjadi motivasi untuk terus mengembangkan diri, menjaga disiplin, dan berbakti kepada sesama, juga menjadi pengingat bahwa pencapaian tertinggi dalam Gerakan Pramuka lahir dari perjuangan, ketulusan, dan tanggung jawab yang tidak pernah berhenti.


















Sungguh beruntung peserta didik yg mengikuti pembinaan tuntas dengan sadar, suka dan rela hingga mencapai kecakapan tertinggi sebagai Pramuka Garuda. Sebaliknya sungguh merugi mereka yg tidak mengikuti pembinaan Pramuka sampai tuntas sebagai Pramuka Garuda