BANJARNEGARA – Pesta Siaga Kwartir Ranting Karangkobar Tahun 2026 yang digelar di Komplek SMPN 2 Karangkobar, Rabu (1/4), menjadi ajang pembinaan karakter bagi ratusan Pramuka Siaga tingkat SD/MI. Sebanyak 512 peserta dari 64 barung ambil bagian dalam kegiatan ini.
Kegiatan yang mengusung tema “Bahagia Berkembang dan Tumbuh (BAMBU)” tersebut dirancang tidak hanya sebagai sarana kompetisi, tetapi juga sebagai media pendidikan karakter berbasis pengalaman. Sepuluh taman kegiatan disiapkan panitia, mencakup bidang keagamaan, keterampilan, ketangkasan, wawasan kebangsaan, seni budaya, hingga kepedulian sosial.
Ketua Panitia, Suyono, menyebut bahwa pendekatan yang digunakan dalam Pesta Siaga menitikberatkan pada pembelajaran aktif.
“Anak-anak belajar melalui pengalaman langsung. Mereka dilatih bekerja sama, disiplin, sekaligus mengembangkan keberanian dan rasa tanggung jawab,” ujarnya.
Camat Karangkobar selaku Ketua Mabiran, Mokhamad Santiaji,menilai kegiatan ini memiliki peran strategis dalam membangun fondasi sosial generasi muda. Ia menekankan pentingnya kegiatan yang mampu mempererat kebersamaan sekaligus menanamkan nilai gotong royong.
Ketua Kwarran Karangkobar, Arman Riyadi, menambahkan bahwa Pesta Siaga menjadi bagian dari proses panjang pembentukan karakter sejak usia dini. “Di sinilah anak-anak belajar menjadi pribadi mandiri dalam suasana yang menyenangkan,” katanya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Mereka mengikuti setiap rangkaian lomba dengan semangat tinggi. Bagi sebagian anak, kegiatan ini juga menjadi pengalaman sosial yang berkesan.
Perwakilan peserta, Lunata Cicilia Riyani, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberinya kesempatan untuk belajar sekaligus menjalin pertemanan baru. “Kami senang karena bisa bermain sambil belajar,” ujarnya.
Dalam hasil akhir, barung putra dari SDN 1 Karangkobar dan barung putri dari SDN 01 Leksana meraih juara pertama. Para pemenang selanjutnya akan mewakili Kwarran Karangkobar ke tingkat yang lebih tinggi.
Lebih dari sekadar kompetisi, Pesta Siaga Karangkobar 2026 menunjukkan bahwa proses pendidikan karakter dapat dikemas dalam suasana yang hangat dan menyenangkan. Di tengah dinamika zaman, kegiatan semacam ini menjadi ruang penting untuk menumbuhkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan berjiwa sosial.***(abenn29_pusdatin.bna)

















