Pagi itu, Sabtu 11 April 2026, udara di Banjarnegara terasa berbeda. Bukan hanya cerah, tetapi seolah menyimpan getar harapan. Di halaman SD Negeri 1 Sokanandi dan SMP Negeri 2 Banjarnegara, ratusan anak berkumpul dalam satu semangat: bertumbuh.
Pesta Siaga Kwarran Banjarnegara Tahun 2026 bukan sekadar pertemuan barung. Ia adalah ruang di mana karakter ditempa, persahabatan dilahirkan, dan mimpi mulai menemukan arah. Sebanyak 32 barung putra dan 33 barung putri hadir membawa identitas, semangat, sekaligus harapan dari gugus depan masing-masing.
Dalam suasana yang khidmat namun hangat, pembina upacara Camat Banjarnegara yang juga ketua Mabiran Syahbudin Usmoyo menyampaikan pesan yang sederhana namun dalam. Bahwa kegiatan seperti ini harus terus dijaga dan ditingkatkan bukan hanya dari jumlah peserta, tetapi dari kualitas pengalaman yang diterima anak-anak.
Ia menegaskan, di sinilah anak-anak belajar tentang prestasi tanpa kehilangan nilai gotong royong dan persaudaraan.
Tema “BAMBU (Bahagia, Berkembang dan Tumbuh)” yang diusung oleh Ketua Panitia Sutijo bukan sekadar slogan. Bambu adalah filosofi hidup: kuat karena bersama, lentur karena bijak, dan tumbuh karena akar yang saling menguatkan. Nilai itulah yang tampak nyata di setiap kegiatan.
Di balik kelancaran acara, ada kerja panjang yang tidak selalu terlihat. Panggih Margo Santosa bersama jajaran panitia, termasuk Esther Christina H dan Riva St Maryatun, menyatukan energi dari berbagai unsur dari pendidikan dasar hingga menengah menjadi satu orkestrasi kegiatan yang utuh.
Setiap lomba bukan hanya soal menang atau kalah. Ada tawa yang pecah, ada tegang yang mencair, ada persaingan yang tetap bersih. Semua menyatu dalam satu pengalaman yang akan melekat lama dalam ingatan anak-anak.
Dan ketika seluruh rangkaian usai, berikut hasil yang tercatat:
Juara Barung Putra
- SDN 4 Krandegan
- SDN 4 Sokanandi
- MI Maarif Al Falah Joyokusumo
- SDN 1 Krandegan
- SDN 1 Sokanandi
- SDN 1 Sokayasa
Juara Barung Putri
- SDN 4 Krandegan
- SDN 1 Krandegan
- MI Al Fatah Parakancanggah
- SDN 4 Sokanandi
- SDN 1 Wangon
- SDN 1 Kutabanjarnegara
Namun lebih dari sekadar daftar juara, hari itu Banjarnegara sedang menanam sesuatu yang jauh lebih penting: nilai, keberanian, dan rasa percaya diri. Karena pada akhirnya, seperti bambu yang tumbuh perlahan namun pasti
anak-anak itu pun akan menjulang, membawa nama baik daerahnya, dengan akar yang kuat tertanam hari ini.***(abenn29_pusdatin.bna)




















