Pagentan, Sabtu pagi yang bersih, 11 April 2026. Kabut tipis menggantung di perbukitan, seolah menjadi tirai alam yang perlahan dibuka untuk menyambut riuh rendah tawa anak-anak berseragam pramuka. Di halaman SMPN 1 Pagentan, 29 pangkalan SD/MI dengan 26 barung putra dan 28 barung putri berkumpul membawa semangat yang tak sekadar ingin menang, tetapi ingin tumbuh.
Pesta Siaga Kwarran Pagentan 2026 bukan sekadar ajang lomba. Ia adalah ruang pembentukan jiwa. Alam yang hijau dan udara yang sejuk seakan menjadi saksi bahwa pendidikan terbaik sering lahir dari kebersamaan yang tulus.
Sebagai pembina upacara, Camat Pagentan sekaligus Kamabiran, Andrian Sulistyo, S.Or., menegaskan bahwa kegiatan ini adalah ladang pembibitan karakter. Generasi muda, menurutnya, harus tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, terampil, tanggap, dan tetap ceria.
Ia juga mengingatkan para pembina agar terus menanamkan nilai kebangsaan melalui keteladanan, bukan sekadar nasihat.
Sementara itu, Ketua Kwarran Pagentan, Toto Kusnindar, mengajak semua yang hadir untuk tidak menunggu keajaiban, tetapi menjadi keajaiban itu sendiri pesan sederhana yang terasa menggema di antara perbukitan Pagentan.
Ketua Panitia, Achmad Syaefulloh,menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh peserta, pembina, dan Ka Mabigus yang telah menyukseskan kegiatan ini dengan semangat kebersamaan yang luar biasa.
Di antara riuhnya kegiatan, suara jujur datang dari seorang peserta, Mukhammad Khafid Arsafi, yang mengaku sangat senang dan mendapatkan pengalaman berharga yang tak terlupakan.
Adapun hasil kejuaraan menjadi bagian dari perjalanan itu.
Untuk barung putra, deretan pangkalan yang menorehkan prestasi antara lain:
- SD Negeri 2 Pagentan
- SD Negeri 2 Sokaraja
- SD Negeri Nagasari
Sementara pada barung putri, nama-nama yang menorehkan prestasi antara lain:
- SD Negeri 2 Kalitlaga
- SD Negeri 1 Pagentan
- SD Negeri Nagasari
Namun pada akhirnya, kemenangan sejati hari itu tidak hanya milik mereka yang disebut.
Ia hidup di setiap tawa, setiap peluh, dan setiap langkah kecil yang berani.
Di Pagentan, tunas-tunas itu tumbuh diam, namun pasti.***(abenn29_pusdatin.bna)
























Kawarran pegunungan, membara …