BANJARNEGARA – Ada kepercayaan yang tidak selesai dalam satu masa kepemimpinan. Ia tumbuh dari kebersamaan, ditempa perjalanan, lalu kembali berlabuh pada sosok yang sama.
Itulah yang terjadi di Musyawarah Ranting (Musran) VI Gerakan Pramuka Madukara. Di Aula KPRI Pandawa Madukara, Kamis (8/10/2026), 46 Ka Mabigus dari SD, MI, SMP, MTs, MA, Politeknik hingga Pondok Yaqutun Nafis berkumpul dalam satu ruang musyawarah. Mereka bukan sekadar memilih pemimpin, tetapi menitipkan harapan untuk perjalanan tiga tahun ke depan.
Kak Taufiq Hidayat, S.Pd.SD. kembali dipercaya secara aklamasi menjadi Ketua Kwarran Madukara Masa Bhakti 2026–2029. Sebuah pilihan yang sekaligus menjadi tanda bahwa pengabdian yang telah berjalan masih menemukan tempat di hati mereka yang mempercayainya.
Siang itu, amanah tersebut kemudian disempurnakan dalam prosesi pelantikan. Kak Hari Arumbinuko, S.P., M.Si., selaku Camat Madukara sekaligus Ketua Mabiran, melantik Taufiq bersama Pengurus Kwarran dan LPK Masa Bhakti 2026–2029.
“Menjadi pengurus bukan hanya tentang jabatan, tetapi tentang kesediaan untuk terus hadir dan memberikan yang terbaik bagi Gerakan Pramuka,” pesan yang menjadi napas dari amanah baru tersebut.
Musran pun menemukan maknanya. Ada laporan yang dipertanggungjawabkan, ada program yang dirancang, dan ada masa depan yang mulai ditulis kembali. Semua berpulang pada satu kata: pengabdian.
Kini, nakhoda lama kembali menggenggam kemudi. Bukan untuk mengulang perjalanan, melainkan melanjutkan layar dengan semangat yang baru. Sebab dalam Pramuka, setiap pergantian masa bhakti selalu menyimpan harapan agar ruh pengabdian senantiasa tertiup, membawa langkah-langkah kecil menuju masa depan generasi muda Madukara yang lebih berkarakter.***(abenn29_kapusdatin.bna)
Narasumber : Tamrin Kwarran Madukara



















