BANJARNEGARA – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Banjarnegara melaksanakan pelantikan Pengurus Majelis Pembimbing dan Pimpinan Satuan Karya (Saka) Pustaka masa bakti 2025/2026 serta Pengurus Pamong dan Instruktur Saka Pustaka masa bakti 2026/2029, Jumat (16/10/2026). Kegiatan berlangsung di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Banjarnegara.
Pelantikan dilakukan oleh Kak Aji Piluroso, S.STP., selaku Wakil Ketua Kwartir Cabang Banjarnegara Bidang Organisasi dan Hukum. Momentum ini menjadi langkah awal bagi Saka Pustaka sebagai satuan karya yang baru hadir di lingkungan Kwarcab Banjarnegara untuk mengembangkan pembinaan kepramukaan di bidang kepustakaan dan literasi.
Dalam sambutannya, Kak Aji Piluroso menekankan bahwa pelantikan bukan sekadar seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab untuk membangun dan mengembangkan organisasi. Sebagai satuan karya yang baru, Saka Pustaka membutuhkan komitmen dan kerja sama seluruh pengurus agar mampu memiliki fondasi organisasi yang kuat.
“Sebagai Satuan Karya yang baru hadir di Kwarcab Banjarnegara, Saka Pustaka memiliki tanggung jawab untuk membangun fondasi organisasi yang kuat sejak awal. Kepengurusan yang telah dilantik diharapkan mampu menyusun program kerja yang terarah, membangun koordinasi yang baik, serta memastikan kegiatan Saka berjalan secara berkelanjutan,” ungkap Kak Aji.
Ia juga berharap kehadiran Saka Pustaka dapat memperluas pilihan pengembangan keterampilan bagi anggota Gerakan Pramuka di Banjarnegara. Dukungan Majelis Pembimbing, Pimpinan Saka, Pamong, dan Instruktur diperlukan agar Saka Pustaka mampu menghadirkan kegiatan yang produktif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pelantikan ini harus menjadi titik awal untuk bergerak dan bekerja. Tantangan berikutnya adalah bagaimana menerjemahkan amanah tersebut ke dalam kegiatan nyata yang mampu menarik minat anggota Pramuka untuk bergabung, belajar, dan mengembangkan potensinya,” tambahnya.
Sementara itu, Kak Arief Rahman, S.T., M.Si., selaku Ketua Majelis Pembimbing Saka Pustaka Kwarcab Banjarnegara, menyampaikan bahwa kehadiran Saka Pustaka menjadi kesempatan untuk memperluas peran Gerakan Pramuka dalam membangun budaya literasi di Kabupaten Banjarnegara.
Menurutnya, perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca buku, tetapi juga sebagai ruang untuk bertukar gagasan, mengembangkan pengetahuan, dan membentuk generasi muda yang kritis serta kreatif. Oleh karena itu, Saka Pustaka diharapkan mampu menjadi wadah pembelajaran yang menarik dan relevan dengan kebutuhan generasi muda.
“Kehadiran Saka Pustaka di Kwarcab Banjarnegara merupakan kesempatan untuk memperluas peran Gerakan Pramuka dalam membangun budaya literasi. Kami berharap seluruh pengurus dapat bekerja bersama, menyusun kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan generasi muda, serta menjadikan Saka Pustaka sebagai wadah pembelajaran yang menarik dan aplikatif,” tutur Kak Arief.
Ia menambahkan, pengembangan Saka Pustaka memerlukan kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari sekolah, perpustakaan, hingga komunitas literasi. Dengan demikian, kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya berfokus pada pembinaan internal anggota, tetapi juga dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
“Harapan kami, Saka Pustaka dapat tumbuh secara bertahap dengan program yang konsisten dan anggota yang aktif. Bukan sekadar menjadi satuan karya yang baru, tetapi menjadi bagian dari upaya bersama untuk membangun masyarakat Banjarnegara yang lebih literat,” pungkasnya.
Dengan dilantiknya kepengurusan Majelis Pembimbing, Pimpinan Saka, Pamong, dan Instruktur, Saka Pustaka Kwarcab Banjarnegara diharapkan dapat memulai langkah pengembangan organisasi melalui program-program yang berorientasi pada kepustakaan, peningkatan pengetahuan, dan penguatan budaya literasi.
Kehadiran Saka Pustaka sekaligus menambah ruang pengembangan minat, bakat, serta keterampilan anggota Gerakan Pramuka di Banjarnegara, dengan harapan dapat tumbuh menjadi satuan karya yang aktif, kolaboratif, dan berkelanjutan.


















