BANJARNEGARA – Satuan Karya Pramuka Bakti Husada (SBH) Pangkalan Puskesmas Mandiraja 2 menjalani visitasi Lomba Saka Bakti Husada tingkat Provinsi Jawa Tengah, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan penilaian setelah SBH Pangkalan Puskesmas Mandiraja 2 berhasil masuk tiga besar tingkat kwartir daerah.
Lomba Saka Bakti Husada menjadi salah satu upaya untuk mendorong peningkatan kualitas pembinaan Saka di bidang kesehatan. Melalui kegiatan ini, pangkalan dapat menunjukkan pengelolaan organisasi, program kerja, aktivitas pembinaan anggota, serta kontribusinya dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kesehatan bagi Pramuka dan masyarakat.
Visitasi yang berlangsung di Puskesmas Mandiraja 2 pukul 10.00–13.00 WIB tersebut menjadi kesempatan bagi tim penilai dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah untuk melihat secara langsung pelaksanaan kegiatan dan kelengkapan administrasi pangkalan melalui instrumen monitoring dan evaluasi (monev).
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Pramuka, dan Mars Saka Bakti Husada. Acara kemudian diisi dengan sambutan serta penyerahan profile book Pangkalan SBH Puskesmas Mandiraja 2.
Selanjutnya, pihak pangkalan memaparkan profil dan pelaksanaan kegiatan Saka Bakti Husada. Tim penilai melakukan pemeriksaan menggunakan instrumen monev sebagai bagian dari proses penilaian lomba.
Mabisaka SBH Mandiraja 2, Yuyun Nurhidayat, menyampaikan bahwa visitasi menjadi kesempatan untuk menunjukkan proses pembinaan sekaligus memperoleh evaluasi bagi pengembangan pangkalan.
“Visitasi ini menjadi kesempatan bagi kami untuk menunjukkan berbagai upaya pembinaan dan kegiatan Saka Bakti Husada di Puskesmas Mandiraja 2. Kami berharap proses ini dapat memberikan masukan untuk meningkatkan kualitas pembinaan serta memperkuat peran Pramuka dalam bidang kesehatan,” ujarnya.
Pamong SBH Putri, Amalia Eka Cahyani, menuturkan bahwa persiapan visitasi mencakup penataan dokumen, penyusunan profil pangkalan, dan pemaparan kegiatan yang telah dilaksanakan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Saka Bakti Husada bukan sekadar wadah kegiatan, tetapi juga ruang belajar bagi Pramuka untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian terhadap kesehatan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua SBH Putri, Iis Sugiati, berharap pencapaian tiga besar tingkat provinsi dapat menjadi motivasi bagi anggota untuk terus mengembangkan kegiatan dan meningkatkan kontribusi di bidang kesehatan.
“Menjadi bagian dari tiga besar merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas kegiatan. Kami berharap pengalaman dalam proses visitasi ini dapat memotivasi anggota agar semakin aktif dan mampu menerapkan pengetahuan kesehatan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Kegiatan visitasi ditutup setelah seluruh rangkaian penilaian selesai dilaksanakan. Keikutsertaan SBH Pangkalan Puskesmas Mandiraja 2 dalam tahap ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan anggota, meningkatkan kualitas pengelolaan pangkalan, serta mengembangkan peran Saka Bakti Husada dalam mendukung perilaku hidup sehat di masyarakat
















