BANJARNEGARA – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara secara resmi melepas Kontingen Jambore Madrasah Tsanawiyah Daerah II Jawa Tengah Tahun 2026 dalam sebuah upacara pelepasan yang diselenggarakan di Aula Sasana Bhakti Praja Sekretariat Daerah Kabupaten Banjarnegara, Rabu (29/7). Sebanyak 35 anggota kontingen yang terdiri atas peserta, pembina pendamping, dan unsur ofisial akan mewakili Kabupaten Banjarnegara dalam ajang pertemuan Pramuka Madrasah tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Kegiatan pelepasan berlangsung dengan tertib dan dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, unsur Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Banjarnegara, para pembina, pelatih, serta orang tua peserta. Pelepasan ini menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian persiapan yang telah dilaksanakan sebelum kontingen diberangkatkan menuju lokasi penyelenggaraan Jambore Madrasah Tsanawiyah Daerah II Jawa Tengah.
Dalam laporannya disampaikan bahwa seluruh anggota kontingen telah mengikuti berbagai tahapan persiapan, mulai dari proses seleksi, pembinaan, hingga pemusatan latihan atau Training Center (TC). Selama masa persiapan tersebut, peserta memperoleh pembekalan mengenai materi kepramukaan, keterampilan lapangan, kepemimpinan, kedisiplinan, kerja sama tim, serta pembinaan karakter sebagai bekal dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan jambore.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, Dalmini, S.Sos., M.Si., Asisten Sekretaris Daerah Bidang Administrasi Umum, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan kesungguhan selama mengikuti proses pembinaan. Menurutnya, kesempatan untuk menjadi bagian dari kontingen Kabupaten Banjarnegara merupakan sebuah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab karena setiap peserta membawa nama baik daerah, madrasah, serta keluarga masing-masing.
Ia menegaskan bahwa orientasi utama keikutsertaan dalam Jambore Madrasah bukan semata-mata mengejar hasil perlombaan ataupun jumlah piala yang diperoleh. Yang lebih penting adalah bagaimana seluruh peserta mampu menampilkan kemampuan terbaik yang dimiliki melalui sikap, perilaku, serta keterampilan yang telah dipersiapkan selama proses latihan. Dengan menampilkan performa secara maksimal dan menjaga nama baik Banjarnegara selama kegiatan berlangsung, prestasi diyakini akan mengikuti sebagai hasil dari proses yang telah dijalani.
“Saya berharap seluruh peserta tidak terbebani oleh target meraih piala. Fokuslah untuk memberikan penampilan terbaik, menunjukkan kemampuan secara maksimal, menjaga sikap, disiplin, serta menjunjung tinggi sportivitas. Apabila seluruh proses dijalankan dengan baik, maka prestasi akan datang dengan sendirinya sebagai hasil dari kerja keras yang telah dilakukan,” ujar Dalmini.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Banjarnegara Bidang Binamuda, Kak Rowi, S. Ag, M. Pd. I., menyampaikan bahwa seluruh peserta telah dipersiapkan secara matang melalui empat kali pelaksanaan Training Center. Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan teknis maupun mental peserta sehingga mereka siap menghadapi berbagai aktivitas dan perlombaan selama jambore berlangsung.
Menurutnya, hasil yang dicapai nantinya tidak hanya diukur dari perolehan juara, tetapi juga dari bagaimana peserta mampu menerapkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan selama mengikuti kegiatan. Disiplin, tanggung jawab, kepatuhan terhadap aturan, kemampuan bekerja sama, serta menjaga etika merupakan indikator penting yang mencerminkan keberhasilan pembinaan yang telah dilakukan.
“Peserta terbaik bukan hanya mereka yang memperoleh juara dalam perlombaan. Lebih dari itu, peserta terbaik adalah mereka yang mampu menunjukkan kedisiplinan, bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan, serta menerapkan seluruh pembinaan yang telah diterima selama empat kali Training Center. Nilai-nilai tersebut harus tetap menjadi pegangan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan jambore,” ungkap Kak Rowi.
Sementara itu, Pinru Kontingen Banjarnegara, Dea Widiyastuti, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada dirinya dan seluruh anggota kontingen untuk mewakili Kabupaten Banjarnegara pada ajang tingkat provinsi tersebut. Ia mengatakan bahwa seluruh peserta telah berupaya mengikuti setiap tahapan persiapan dengan sungguh-sungguh sebagai bekal menghadapi kegiatan yang akan diikuti.
Dea juga menyampaikan komitmen seluruh anggota kontingen untuk menjaga nama baik Kabupaten Banjarnegara selama kegiatan berlangsung. Ia memastikan bahwa seluruh peserta akan berusaha menerapkan materi yang telah diperoleh selama pembinaan, menjaga kekompakan antarpeserta, serta menunjukkan sikap sebagai Pramuka Madrasah yang disiplin, bertanggung jawab, dan menghormati seluruh peserta dari kabupaten maupun kota lain di Jawa Tengah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Banjarnegara, para pembina, pelatih, dan orang tua yang telah memberikan dukungan selama proses persiapan. Kami siap menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya serta berupaya memberikan penampilan terbaik untuk mengharumkan nama Kabupaten Banjarnegara,” tutur Dea.
Prosesi pelepasan ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar seluruh anggota kontingen diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran selama mengikuti kegiatan Jambore Madrasah Tsanawiyah Daerah II Jawa Tengah. Selanjutnya, kontingen akan mengikuti berbagai kegiatan yang telah disiapkan panitia, mulai dari aktivitas kepramukaan, pengembangan karakter, keterampilan, hingga berbagai perlombaan yang menjadi bagian dari rangkaian jambore.
Melalui keikutsertaan dalam Jambore Madrasah Tsanawiyah Daerah II Jawa Tengah, diharapkan para peserta tidak hanya memperoleh pengalaman dan prestasi, tetapi juga mampu memperluas wawasan, mempererat persaudaraan antarsesama anggota Pramuka Madrasah se-Jawa Tengah, serta membawa pulang berbagai pengalaman yang dapat diterapkan di gugus depan maupun madrasah masing-masing. Keikutsertaan kontingen ini sekaligus menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Banjarnegara bersama Kementerian Agama dan Gerakan Pramuka dalam mendukung pembinaan generasi muda yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Pewarta: Tri Maulina Soffah (Duta Humas Panducitraloka 2026 Perwakilan Banjarnegara)














