BANJARNEGARA – Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Banjarnegara melaksanakan Seleksi Peserta Perkemahan Wirakarya Daerah (PWD) Jawa Tengah ke-11 untuk menentukan calon kontingen yang akan mewakili Kabupaten Banjarnegara pada ajang tingkat provinsi. Kegiatan tersebut berlangsung di Sanggar Pramuka Kwarcab Banjarnegara, Kamis (30/7/2026), mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Sebanyak 21 Pramuka Penegak mengikuti proses seleksi yang terdiri atas 12 peserta putra dan 9 peserta putri. Seluruh peserta berasal dari berbagai gugus depan di wilayah Kabupaten Banjarnegara yang sebelumnya telah memenuhi persyaratan administrasi untuk mengikuti tahapan seleksi. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membentuk kontingen yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga kesiapan fisik, mental, serta karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Gerakan Pramuka.
Seleksi dilaksanakan secara bertahap dengan mengedepankan prinsip objektivitas dan transparansi. Panitia telah menyusun sejumlah instrumen penilaian untuk mengukur berbagai aspek yang dibutuhkan dalam mengikuti Perkemahan Wirakarya Daerah. Rangkaian seleksi diawali dengan tes kesehatan guna memastikan kondisi fisik peserta berada dalam keadaan prima untuk mengikuti seluruh proses pembinaan dan kegiatan lapangan. Selanjutnya, peserta mengikuti tes wawancara yang bertujuan menggali motivasi, komitmen, kemampuan komunikasi, serta pemahaman mereka mengenai kepramukaan dan kegiatan Perkemahan Wirakarya.
Tahapan berikutnya berupa tes fisik yang difokuskan untuk mengukur daya tahan, kebugaran, dan kesiapan peserta menghadapi aktivitas lapangan yang menjadi karakteristik utama dalam Perkemahan Wirakarya. Selain itu, panitia juga melaksanakan pre-test dan post-test sebagai instrumen untuk mengetahui tingkat pengetahuan peserta sekaligus mengukur pemahaman mereka terhadap materi yang diberikan selama proses seleksi berlangsung. Seluruh rangkaian kemudian ditutup dengan penyampaian hasil seleksi sebagai dasar penetapan peserta yang akan mengikuti tahapan pembinaan berikutnya melalui Training Center (TC).
Ketua Panitia Seleksi, Ridho Prastowo, mengatakan bahwa proses seleksi tidak hanya bertujuan memilih peserta terbaik berdasarkan kemampuan individu, tetapi juga mencari calon anggota kontingen yang memiliki kemauan untuk belajar, mampu bekerja sama dalam tim, serta memiliki kesiapan mengikuti seluruh tahapan pembinaan hingga pelaksanaan Perkemahan Wirakarya Daerah.
Menurut Ridho, peserta yang nantinya dinyatakan lolos seleksi akan mengikuti program Training Center sebagai bagian dari persiapan menghadapi kegiatan di tingkat provinsi. Selama masa pembinaan tersebut, peserta diharapkan mampu menjaga kondisi kesehatan, meningkatkan kedisiplinan, dan mengikuti setiap agenda latihan secara konsisten.
“Harapan kami selama mengikuti Training Center Perkemahan Wirakarya Daerah, seluruh peserta dapat menjaga kesehatan, rutin mengikuti seluruh jadwal latihan yang telah ditetapkan, serta terus mengembangkan kemampuan yang dimiliki. Proses pembinaan ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk meningkatkan kemampuan teknis maupun membangun kekompakan antarpeserta,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kesiapan menghadapi kegiatan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan fisik, tetapi juga kemampuan peserta dalam beradaptasi terhadap berbagai situasi di lapangan.
“Ketika pelaksanaan Perkemahan Wirakarya Daerah nanti, kami berharap seluruh peserta mampu beradaptasi dengan kondisi medan, lingkungan, maupun dinamika kegiatan yang akan dihadapi. Dengan persiapan yang matang, diharapkan mereka dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik sehingga mampu memberikan hasil yang optimal sekaligus membawa nama baik Banjarnegara,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Pusdiklatcab) Banjarnegara, Kak Sugeng Wiyono, menyampaikan bahwa setiap peserta yang mengikuti seleksi merupakan Pramuka Penegak yang telah menunjukkan keberanian untuk mengembangkan diri melalui proses kompetisi yang sehat. Menurutnya, keberanian untuk mengikuti seleksi merupakan modal awal yang penting dalam membentuk karakter seorang Pramuka.
Ia menilai bahwa setiap peserta memiliki potensi yang berbeda-beda dan perlu diberikan ruang untuk terus berkembang melalui proses pembinaan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, peserta diminta menjadikan seleksi sebagai bagian dari proses belajar, bukan sekadar mengejar hasil akhir.
“Saya mengetahui bahwa banyak sekali Pramuka Penegak di Banjarnegara yang memiliki potensi luar biasa. Saya yakin peserta yang hadir pada hari ini merupakan generasi muda yang memiliki kemampuan untuk terus berkembang. Saya berharap mereka dapat menjadi contoh yang baik bagi Pramuka Penegak lainnya, baik dalam sikap, kedisiplinan, maupun semangat untuk terus belajar,” ungkap Kak Sugeng.
Menurutnya, seorang Pramuka sejati bukan hanya diukur dari keberhasilannya meraih prestasi, tetapi juga dari kemampuannya menjaga sikap, menghargai proses, dan menunjukkan karakter yang baik dalam setiap kesempatan.
“Siapa pun yang nantinya mendapatkan kesempatan mewakili Banjarnegara harus mampu membawa diri dengan baik. Ketika memperoleh prestasi, mereka tetap rendah hati, dan ketika menghadapi tantangan, mereka tidak mudah menyerah. Itulah karakter yang perlu dimiliki oleh seorang Pramuka,” katanya.
Kak Sugeng juga berpesan kepada seluruh peserta agar menumbuhkan rasa percaya diri dengan menghilangkan tiga hal yang sering menjadi penghambat dalam mengembangkan potensi diri, yakni rasa malu, rasa ragu, dan rasa takut.
“Buang rasa malu, buang rasa ragu, dan buang rasa takut. Ketika tiga hal tersebut dapat dihilangkan, maka akan tumbuh rasa percaya diri. Mereka tidak akan takut menghadapi kegagalan karena setiap proses merupakan pengalaman untuk menjadi lebih baik. Dengan keyakinan itu, mereka akan memiliki keberanian untuk mengatakan ‘saya bisa’ dan siap menghadapi setiap tantangan yang ada,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan seleksi ini, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Banjarnegara berharap dapat membentuk kontingen yang memiliki kompetensi, semangat pengabdian, kemampuan bekerja sama, serta karakter kepemimpinan yang kuat. Dengan persiapan yang dilakukan secara bertahap melalui proses seleksi dan pembinaan, kontingen Banjarnegara diharapkan mampu berpartisipasi secara optimal dalam Perkemahan Wirakarya Daerah Jawa Tengah ke-11 sekaligus membawa nama baik daerah melalui sikap, karya, dan prestasi yang ditunjukkan selama kegiatan berlangsung.
Pewarta: Syifa Elia Ratna Damayanti














