BANJARNEGARA — Sejumlah Satuan Karya Pramuka di Kabupaten Banjarnegara mengikuti kegiatan Temu Satuan Karya se-Banjarnegara yang dilaksanakan pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 09.00–12.00 WIB. Kegiatan ini menjadi ruang perkenalan, silaturahmi, sekaligus forum untuk mendengarkan aspirasi dan membahas penguatan kegiatan antar-Satuan Karya.
Dalam pertemuan tersebut, hadir perwakilan dari Saka Milenial, Saka Wira Kartika, Saka Bhayangkara, dan Saka Bhakti Husada. Sementara itu, Saka Widya Budaya Bakti, Saka Kalpataru, Saka Taruna Bumi, dan Saka Kencana belum dapat mengikuti kegiatan.
Kegiatan diawali dengan perkenalan masing-masing Saka untuk mengenalkan bidang, kegiatan, serta karakteristik pembinaan yang dilakukan. Agenda kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama yang membahas kondisi Satuan Karya, kendala yang dihadapi, serta berbagai aspirasi yang diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan pengembangan kegiatan ke depan.
Panji Aqsodewo Prayogo, S.Pd., selaku Staf Pusdatin Kwarcab Banjarnegara sekaligus penginisiasi kegiatan, mengatakan bahwa temu Satuan Karya diperlukan untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka antarsatuan. Menurutnya, masing-masing Saka memiliki bidang dan potensi yang berbeda sehingga perlu ada ruang untuk saling mengenal dan menemukan bentuk kerja sama yang dapat dilakukan bersama.
“Temu Saka ini kami harapkan tidak berhenti pada perkenalan saja, tetapi menjadi ruang untuk mendengar langsung kondisi dan aspirasi masing-masing Saka. Dengan komunikasi yang lebih baik, kita bisa melihat potensi kolaborasi dan menyusun kegiatan bersama yang benar-benar dapat memberikan manfaat bagi anggota,” ujar Panji.
Sementara itu, Dimas Setia Darmawan, S.AP., dari Bidang Organisasi Saka Milenial yang hadir sebagai pemateri sekaligus memimpin diskusi, menekankan pentingnya keterlibatan aktif setiap Satuan Karya dalam membangun kegiatan bersama.
Menurutnya, kolaborasi antarsaka dapat menjadi sarana untuk memperluas pengalaman anggota sekaligus memperkenalkan bidang-bidang kegiatan setiap Saka kepada anggota dari satuan lainnya.
“Setiap Saka mempunyai karakter dan kompetensi masing-masing. Kalau potensi tersebut dipertemukan dalam kegiatan bersama, anggota tidak hanya mendapatkan pengalaman baru, tetapi juga bisa belajar memahami bidang lain. Karena itu, komunikasi dan keberanian untuk menyampaikan aspirasi menjadi hal penting dalam membangun kolaborasi,” jelas Dimas.
Salah satu hasil utama dari pertemuan tersebut adalah kesepakatan untuk melaksanakan Latihan Gabungan Satuan Karya. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada Sabtu, 27 September 2026, dengan lokasi di Polres Banjarnegara.
Berdasarkan hasil pembahasan sementara, lokasi latihan gabungan akan memanfaatkan area outdoor dengan kapasitas sekitar 100 orang serta aula yang memiliki kapasitas sekitar 60 orang. Adapun jumlah peserta yang direncanakan mengikuti latihan gabungan sebanyak 50 orang.
Latihan gabungan tersebut diharapkan menjadi tindak lanjut konkret dari pertemuan Satuan Karya, sekaligus menjadi kesempatan bagi anggota untuk mengikuti kegiatan lintas bidang, memperluas jejaring, dan membangun kekompakan antarsatuan.
Melalui Temu Satuan Karya se-Banjarnegara, komunikasi antarsaka diharapkan dapat terus terbangun secara berkelanjutan. Pertemuan ini juga menjadi langkah awal untuk menghadirkan kegiatan yang lebih kolaboratif, terarah, dan mampu memberikan ruang bagi setiap Satuan Karya untuk berkembang sesuai potensi masing-masing.















